Lutim,warta.luwutimurkab.go.id – Memasuki musim kemarau, ketersediaan sumber air baku di Kabupaten Luwu Timur terus mengalami penurunan. Kondisi tersebut berdampak pada proses produksi dan distribusi air bersih oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Waemami kepada masyarakat.
Penurunan debit air baku ini dipicu minimnya intensitas dan curah hujan dalam beberapa pekan terakhir, sehingga pasokan air pada sejumlah titik intake Perumdam Waemami mengalami penyusutan secara signifikan.
Dampaknya, distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pelanggan belum berjalan optimal. Beberapa kawasan mengalami penurunan tekanan air, aliran yang tidak lancar, hingga terhentinya aliran air untuk sementara waktu.
Pihak manajemen Perumdam Waemami Kabupaten Luwu Timur menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kondisi tersebut.

Perwakilan manajemen Perumdam Waemami, Irsan, mengapresiasi kesabaran dan pengertian masyarakat dalam menghadapi situasi kemarau yang turut memengaruhi pelayanan air bersih.
“Kami sangat mengapresiasi kesabaran, dukungan, dan pemahaman Bapak dan Ibu serta seluruh masyarakat dalam menghadapi situasi kemarau ini. Kami menyadari betapa pentingnya kebutuhan air bersih bagi kehidupan sehari-hari masyarakat Luwu Timur,” ujarnya, Jumat (6/11/2026).
Meski menghadapi keterbatasan pasokan air baku, Perumdam Waemami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan debit air serta kondisi distribusi di wilayah pelayanan.
Informasi mengenai perkembangan kondisi air baku dan distribusi air bersih juga akan disampaikan secara berkala kepada masyarakat.
Perumdam Waemami berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut serta menggunakan air bersih secara bijak dan sesuai kebutuhan selama musim kemarau berlangsung. (bkr/ikp-humas/kominfo-sp)






