BeritaEkonomi

Dari BBM hingga LPG 3 Kg, Ini Langkah Luwu Timur Kendalikan Inflasi

×

Dari BBM hingga LPG 3 Kg, Ini Langkah Luwu Timur Kendalikan Inflasi

Sebarkan artikel ini
RilisNaskah dari Pemkab Luwu Timur

Lutim, warta.luwutimurkab.go.id – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memaparkan kondisi inflasi sekaligus langkah pengendalian harga di daerah pada kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan Zona V dan Capacity Building Penyusunan Neraca Pangan, yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Selasa (22/9/2026).

Kondisi tersebut dipaparkan Bupati Luwu Timur yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juana Fachruddin.

HLM TPID Zona V dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Drs. H. M. Jufri Rahman, dan dihadiri Deputi Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sulsel, Firman Hidayat, Bupati Tana Toraja, Bupati Toraja Utara, serta perwakilan pemerintah daerah dari Luwu Timur, Luwu, Luwu Utara dan Kota Palopo.

Andi Juana menyampaikan bahwa, secara year on year (yoy), inflasi Luwu Timur pada Agustus 2026 berada pada angka 2,34 persen, sementara secara month to month (mtm) Luwu Timur mengalami deflasi sebesar 0,43 persen.

Kondisi tersebut, kata Asisten II Bupati ini, tidak terlepas dari berbagai langkah pengendalian inflasi yang dilakukan Pemkab Luwu Timur melalui strategi 4K serta koordinasi intensif bersama instansi vertikal dan pihak terkait.

Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan sejumlah langkah konkret yang dilakukan pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya dalam menjaga kelancaran distribusi energi.

“Untuk memastikan akses kebutuhan dasar masyarakat, khususnya energi, tetap terpenuhi, Bapak Bupati Luwu Timur ikut terjun langsung memantau kelancaran distribusi BBM bersama Satgas Pemantauan BBM,” jelasnya.