Berita

Donor Darah di Kantor Bupati Luwu Timur, PMI Himpun 59 Kantong Darah dari ASN

×

Donor Darah di Kantor Bupati Luwu Timur, PMI Himpun 59 Kantong Darah dari ASN

Sebarkan artikel ini

Merekamindonesia.com – Aksi kemanusiaan yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Timur berhasil menghimpun sebanyak 59 kantong darah dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Senin (21/9/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bupati Luwu Timur ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan sebagai upaya mendukung ketersediaan stok darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya pasien yang memerlukan transfusi darah.

 

Sejak kegiatan dimulai, para pegawai tampak antusias mengikuti rangkaian donor darah. Peserta berasal dari berbagai jenjang jabatan, mulai dari pegawai pelaksana hingga pejabat struktural. Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) juga turut berpartisipasi dalam aksi sosial tersebut.

 

Sekretaris PMI Luwu Timur, Suaib Laibe, mengungkapkan bahwa dari kegiatan donor darah kali ini, pihaknya berhasil mengumpulkan 59 kantong darah.

 

“Pada kegiatan donor darah hari ini di Kantor Bupati Luwu Timur, PMI bekerja sama dengan Dinas Kesehatan berhasil mengumpulkan 59 kantong darah dari para ASN,” ungkap Suaib.

 

Ia menjelaskan, hasil tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan, baik pasien yang sedang menjalani perawatan medis maupun mereka yang berada dalam situasi darurat.

 

Menurutnya, ketersediaan darah menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, kegiatan donor darah perlu terus dilakukan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat agar stok darah tetap tersedia.

 

Sementara itu, Ketua PMI Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan ASN dalam kegiatan tersebut. Ia menilai partisipasi para pegawai merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus wujud nyata semangat gotong royong dalam membantu sesama.

 

“Program ini merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas para ASN dalam membantu sesama,” kata Irwan.

 

Ia menambahkan, donor darah tidak semata-mata menjadi kegiatan rutin, tetapi juga merupakan gerakan kemanusiaan yang membutuhkan komitmen dan partisipasi berkelanjutan dari berbagai pihak.

 

“Setiap tetes darah yang didonorkan menjadi pilar harapan, mempererat rasa kemanusiaan, dan membuktikan komitmen ASN yang solid, memiliki empati serta integritas,” ujarnya.

 

Sebelum menjalani proses donor, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh petugas untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan. Tahapan ini dilakukan guna menjaga keamanan dan kesehatan pendonor selama proses pengambilan darah berlangsung.

 

Keterlibatan ASN dari berbagai jenjang, termasuk PPPK, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan manfaat besar bagi orang lain.

 

Bagi PMI Luwu Timur, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah. Dukungan dan partisipasi masyarakat dinilai sangat dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan stok darah secara berkelanjutan.

 

Melalui kegiatan tersebut, PMI Luwu Timur berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menjadi pendonor sukarela. Sebab, setetes darah yang disumbangkan bukan sekadar bentuk kepedulian, melainkan juga harapan bagi mereka yang membutuhkan dan dapat menjadi bagian dari upaya menyelamatkan nyawa. Mi/As